| ID ↑ | ID URL | Judul | Penulis | Deskripsi / Abstrak | Subjek / Kata Kunci | Tanggal | Link Identifier |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1671781 | #5605 | Tsunami Wave Height Modelling Using COMCOT Software Based on Maximum Earthquake Scenario in Bali Island |
Faiza, Nida Nur Fatimah, Rizkahana Haryanto, Yosafat Donni |
Bahasa Indonesia memiliki potensi bahaya tsunami tertinggi, menempati urutan pertama dari 265 negara. Pulau Bali merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang dikategorikan sebagai wilayah rawan tsunami karena keberadaan Java Megathrust di segmen selatan Bali, yang memiliki magnitudo maksimum hingga M 9,0, yang dapat memicu tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan tinggi gelombang tsunami dan waktu tiba gelombang berdasarkan skenario gempa maksimum di zona megathrust Bali selatan. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak COMCOT (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model). Data yang digunakan dalam pemodelan tsunami terdiri dari data parameter gempa dari Global CMT Catalogue, serta data batimetri dan topografi dari GEBCO, BATNAS, dan DEMNAS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tsunami yang ditimbulkan dapat mencapai ketinggian maksimum hingga 18 meter di Bali selatan. Dari titik-titik tide gauge yang telah dibuat, titik yang terletak di lokasi Nusa Penida menunjukkan amplitudo maksimum hingga 5 meter. Selain itu, simulasi perambatan gelombang tsunami juga menunjukkan bahwa gelombang tsunami membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untuk mencapai daratan pantai selatan Bali dan Nusa Penida pascagempa. Oleh karena itu, diperlukan sistem peringatan dini yang cepat dan pembuatan jalur evakuasi yang efektif untuk mengurangi risiko dan dampak tsunami di Pulau Bali.
|
2025-08-05 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60751 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v9i2.60751 | |
| 1671782 | #5605 | Synoptic and Mesoscale Analysis of Extreme Rainfall Event in Cilacap Meteorological Station, Indonesia on December 7, 2018 |
Prasetyo, Suwignyo Kurniawan, Wahyu Rumahorbo, Inlim Ravijai |
The highest rainfall for the last five years (2016-2020) was recorded at 199.5 mm in twenty-four hours at the Cilacap Meteorological Station. This study examines the dynamics of the atmosphere with a focus on the synoptic scale and the mesoscale analysis. This is done because high rainfall with a long duration is usually caused by clouds that grow due to wider-scale atmospheric circulation rather than only being influenced by local-scale convection. The outbreaks of cold air masses from the Asian highlands that propagates across the equator is the main cause on the synoptic scale. In addition, a fairly strong wind speed from the south supports convergence and triggers deep convective clouds by increasing the advection of warm air in the southern part of Java Island, especially in this case the Cilacap area. Meso-scale analysis was carried out using numerical simulations to estimate rainfall spatially and using Himawari-8 satellite imagery. Numerical simulations carried out using the Weather Research and Forecasting model with adjustments to certain parameterization schemes have not been able to estimate rainfall well enough with underestimated values compared to the observation data. Based on Himawari-8 satellite imagery, it is clearly observed that the cloud formed is a mesoscale convective cloud system with a life span of more than six hours. The cloud growth is quite massive, which is indicated by the cloud top temperature value is lower than -80℃ in the mature phase. Thus, the resulting rainfall includes extreme rain, resulting in flooding in parts of Cilacap.
|
2021-08-12 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/31258 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v5i2.31258 | |
| 1671783 | #5605 | Sifat Fotokatalitik Serbuk ZnO terdoping Aluminium dalam Mendegradasi Larutan Metil Biru | APRILIA, ANNISA |
Pengujian sifat fotokatalitik serbuk nano ZnO terdoping Aluminium dalam mendegradasi larutan metil biru (MB) telah berhasil dilakukan. Sifat fotokatalitik serbuk ZnO terdoping Al dikaitkan dengan karakteristik fotoluminesensi, morfologi serbuk dan struktur kristal. Serbuk ZnO tanpa doping turut diuji struktur-morfologinya beserta sifat fotokatalitik sebagai pembanding. Senyawa dopan yang digunakan adalah Al(NO3)3 dengan konsentrasi 0,5% massa terhadap senyawa prekursor Zn(CH3COOH)2.2H2O. Diketahui bahwa penambahan dopan Al dapat mereduksi ukuran partikel dan ukuran kristal yang memiliki orientasi bidang (002). Selain itu, berdasarkan hasil pencitraan SEM (scanning electron microscope), terdapat perbedaan morfologi serbuk akibat penambahan aluminium. Pada serbuk ZnO terdoping Al, terbentuk morfologi berupa kepingan yang kemungkinan merupakan penumpukan serbuk berukuran nano. Berdasarkan pengujian karakteristik fotoluminesensi diketahui bahwa terjadi penurunan intensitas emisi (fotoluminesensi) pada sampel ZnO terdoping Al. Penurunan intensitas fotoluminesensi tersebut dapat dikaitkan dengan berkurangnya peristiwa rekombinasi pasangan elekton dan hole. Pasangan elektron dan hole yang akhirnya menjadi pembawa muatan bebas kemudian akan bereaksi dengan OH dan juga oksigen yang akhirnya membentuk hidroksil radikal. Hidroksil radikal inilah yang selanjutnya akan memutus ikatan metil biru di dalam air. Hal ini turut menjelaskan sifat fotokatalitik pada sampel ZnO terdoping Al 0,5 %massa yang ternyata memiliki laju kinetik degradasi yang lebih besar dibandingkan dengan ZnO.
|
2020-02-18 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/26143 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v4i1.26143 | |
| 1671784 | #5605 | Analisis Penurunan Muka Tanah DKI Jakarta dengan Metode Differential Interferometry Synthetic Aperture Radar (DINSAR) | I Putu Pudja, Cyntia, |
Penurunan muka tanah di DKI Jakarta dipengaruhi oleh beberapa faktorutama, antara lain jumlah bangunan yang meningkatkan beban permukaan tanah, masih banyak masyarakatnya yang memanfaatkan sumber air tanah sebagai sumber pokok air bersih, serta struktur geologi yang didominasi dengan aluvial. Sehingga penurunan muka tanah di DKI Jakarta relatif terus-menerus terjadi. Untuk mengetahui penurunan muka tanah ini digunakan metode penginderaan jarak jauh, yakni metode DifferentialInterferometry Synthetic Apertur Radar (DInSAR) yang memanfaatkan citra satelitdata radar (SAR Sentinel-1A) pada tahun 2016 dan 2017. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai penurunan rata-rata di kota administrasi DKI Jakarta pada tahun 2016 cukup signifikan jika dibandingkan pada tahun 2017.
|
2018-08-10 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/19712 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v2i2.19712 | |
| 1671785 | #5605 | Zonasi Kerentanan Pergerakan Tanah Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah | Christalianingsih, Fathunajah Elsha |
Kecamatan Tirtomoyo merupakan salah satu kecamatan dengan jumlah kejadian tanag longsor yang besar dibandingkan dengan kecamatan lain yang berada di Kabupaten Wonogiri. Banyaknya kejadian tersebut membuat penting untuk dilakukan penelitian guna memetakan zona kerentanan pergerakan tanah pada Kecamatan Tirtomoyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada metode skoring dan pembobotan dari beberapa parameter seperti FFD, kemiringan lereng, dan kekuatan batuan. Dari beberapa parameter tersebut didapatkan parameter keluaran berupa peta zona kerentanan pergerakan tanah di Kecamatan Tirtomoyo. Daerah dengan zona kerentanan tanah yang tinggi berada di Desa Hargorejo, Desa Sidoharjo, Desa Genengharjo, Desa Hargosari, dan Desa Sukoharjo. Beberapa desa tersebut juga memiliki persentase jumlah penduduk yang padat. Persentase jumlah penduduk yang tinggi dengan kerentanan pergerakan tanah yang tinggi dikhawatirkan akan menibulkan kerugian dan korban jiwa yang besar jika terjadi bencana tanah longsor. Sehingga diharapkan dilakukan mitigasi bencana pada daerah-daerah yang rentan.
|
2024-08-06 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/52317 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v8i2.52317 | |
| 1671786 | #5605 | Desain dan Pemodelan Sistem Pembangkit Listrik Berbasis Polisi Tidur (studi pengaruh variasi kecepatan kendaraan terhadap respon speed bump model massa-pegas-peredam) |
Setianto, Setianto Kin Men, Liu Abdurrochman, Andri |
Polisi tidur biasanya digunakan untuk mengontrol kecepatan kendaraan dan juga berfungsi sebagai keamanan pejalan kaki. Dalam makalah ini kami mengusulkan desain dan pemodelan sebuah polisi tidur yang dapat menghasilkan energi listrik hingga beberapa ratus watt. Mekanisme gerakan kendaraan yang melewati polisi tidur memungkinkan gerakan naik dan turun yang akan diubah menjadi energi listrik oleh generator. Dalam makalah ini akan dibahas mekanisme respon kecepatan turun speed bump terhadap variasi kecepatan kendaraan dengan cara pemodelan fisik dan simulasinya. Kecepatan turun maksimum yang dihasilkan dari desain speed bump ini kurang lebih 2,3 m/s ketika sebuah kendaraan melewati prototipe ini dengan kecepatan rata-rata 5 km/jam
|
2017-01-30 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/10901 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v1i01.10901 | |
| 1671787 | #5605 | Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Gunung Semeru Pasca Erupsi tahun 2022 |
Ayu Anggraeni, Firdha Kusuma Putri, Orchida Zhafirah |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa material-material limpasan yang dibawa oleh Gunung Semeru untuk mengetahui gambaran struktur bawah permukaan setelah erupsi tahun 2022. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif yang dihasilakan dari pengamatan melalui Oasis Montaj. Mencari nilai bouguer kemudian dipisahkan menjadi nilai anomali regional dan anomali residual menggunakan Filter Butterworth. Hasil pengolahan data Gunung Semeru di kabupaten Lumajang diperoleh dengan penggambaran pola Anomali Bouguer Lengkap. Kemudian dipetakan ke dalam kontur dengan software surfer. Anomali Bouguer lengkap gunung semeru dengan sebaran anomali berkisar antara +128,7 sampai +277,9 mGal. Anomali paling rendah ditunjukkan dengan warna biru tua dan anomali tinggi ditunjukkan dengan warna ungu muda. Selanjutnya melakukan slicing anomali residual yang bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan menggunakan lintasan. Hasil slicing anomali residual berkisar antara -4,2 sampai 2,4 mGal. Pemodelan inversi 2D didapatkan melalui data langsung hasil slicing yang berupa data koordinat x dan y serta data gravitasi yang selanjutnya diolah menggunakan ZondGM2D. Parameter yang cocok observasi (Go) yang digambarkan dengan lingkaran kecil dan komputasi (Gc) yang digambarkan dengan garis lurus.
|
2023-02-12 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/40885 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v7i1.40885 | |
| 1671788 | #5605 | Pengaruh Volume Larutan Metilamonium Timbal Iodida (CH3NH3PbI3) terhadap Kinerja Sel-Surya Perovskite Struktur Mesopori Tanpa Lapisan Transpor Hole (HTL-Free) Berbasis Karbon |
Bahtiar, Ayi Sartika, Yuli |
Pembuatan modul sel-surya perovskite dengan sturuktur tanpa lapisan transpor hole (PSC HTL-free) berbasis karbon memerlukan informasi nilai rasio optimum antara volume larutan metilamonium timbal iodida (MAPbI3) sebagai lapisan aktif perovskite terhadap luas area aktif sel-surya. Dalam penelitian ini, telah dilakukan studi variasi volume larutan MAPbI3 yang diinfiltrasikan ke dalam lapisan mesopori sel-surya perovskite HTL-free dengan struktur gelas/FTO/TiO2/ZrO2/perovskite/Karbon. Variasi volume larutan MAPbI3 yang digunakan adalah 5 mL, 10 mL, 15 mL dan 20 mL, dengan tujuan untuk memperoleh nilai rasio optimum dari volume larutan MAPbI3 dengan luas area aktif PSC HTL-free berbasis karbon. Pembuatan dan pengukuran kinerja sel-surya dilakukan pada temperatur ruang dengan kelembaban udara yang tinggi  di atas 80%. Luas area aktif sel surya adalah 1,5 cm2. Sumber cahaya yang digunakan dalam pengukuran karakteristik arus-tegangan sel-surya adalah LED putih dengan intensitas 100 mW/cm2. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai rapat-arus hubung-singkat (JSC) dan efisiensi konversi daya (PCE) sangat dipengaruhi oleh volume larutan MAPbI3, sedangkan nilai tegangan hubung-terbuka (VOC) dan faktor pengisi (FF) hampir sama untuk semua variasi volume larutan MAPbI3. Nilai PCE maksimum 2,63 % diperoleh untuk volume larutan 15 mL, sehingga rasio optimum untuk pengembangan modul PSC HTL-free dengan luas area aktif yang besar adalah 10 mL/cm2.
|
2019-08-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/22598 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v3i2.22598 | |
| 1671789 | #5605 | Analisis Data Misi Luar Angkasa Kepler untuk Menentukan Jenis Eksoplanet dan Rekonstruksi Bentuk Orbitnya |
Noviatri, Nira Riveli, Nowo Adiperdana, Budi |
Penelitian ini telah mengklasifikasikan jenis eksoplanet dan merekonstruksi bentuk orbitnya berdasarkan data hasil observasi dari Misi Luar Angkasa Kepler yang menggunakan metode deteksi transit fotometri. Data yang digunakan mencakup parameter fisik seperti radius planet, periode orbit, durasi transit, eksentrisitas, dan sumbu semi-mayor. Dalam penelitian ini, metode klasifikasi berbasis Bayesian Inference dengan model Gaussian Naive Bayes (GNB) diterapkan untuk meningkatkan akurasi klasifikasi jenis eksoplanet dibandingkan pendekatan konvensional berbasis metode teori radius. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa model GNB memiliki performa yang tinggi dengan nilai F1-Score > 0,89 pada seluruh kelas planet (Terrestrial, Super-Earth, Neptunian, dan Jovian), serta akurasi sempurna pada tipe Jovian. Selain itu, dilakukan rekonstruksi orbit eksoplanet untuk memvisualisas- ikan lintasan elipsnya serta mengevaluasi parameter eksentrisitas dan stabilitas orbit. Kesimpulannya, metode Gaussian Naive Bayes lebih efektif dibandingkan metode konvensional teori radius.
|
2026-02-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/68496 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v10i1.68496 | |
| 1671790 | #5605 | Pengaruh Ukuran Butir Briket Campuran Sekam Padi dengan Serbuk Kayu Jati terhadap Emisi Karbon Monoksida (CO) dan Laju Pembakaran |
Suryaningsih, Sri Nurhilal, Otong Affandi, Komala Affiyanti |
Salah satu bahan bakar alternatif yang dapat digunakan dalam pemenuhan kebutuhan energi di Indonesia adalah briket dari limbah biomassa. Dalam pemanfaatannya, briket dapat menghasilkan emisi karbon monoksida yang berbahaya bagi kesehatan manusia yang dihasilkan dari proses pembakaran tidak sempurna carbon dengan oksigen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui emisi karbon monoksida (CO) dan laju pembakaran dari briket campuran sekam padi dengan serbuk gergaji kayu jati dan pengaruhnya terhadap ukuran butir briket. Metodologi penelitian meliputi pengeringan bahan, karbonisasi bahan, penghalusan dan penyaringan bahan 40 mesh (420 µm), 60 mesh (250 µm), dan 100 mesh (149 µm), pencetakan dan pengepresan briket, serta pengeringan briket. Selanjutnya dilakukan pengujian emisi karbon monoksida dan laju pembakaran pada briket. Hasil emisi karbon monoksida (CO) semakin berkurang ketika ukuran butir yang dimiliki briket yang semakin kasar. Variasi pencampuran bahan sekam padi dan serbuk gergaji kayu jati pada perbandingan 50:50 dengan ukuran butir 40 mesh menghasilkan emisi karbon (CO) paling rendah sebesar 509 ppm / sekon. Semakin kasar ukuran butir briket maka laju pembakaran yang dihasilkan semakin cepat dan briket semakin cepat habis terbakar, namun nilai kalor yang dihasilkan masih rendah berkisar antara 3.420 – 4.889 kal/gr. Laju pembakaran yang paling tinggi terdapat pada sampel briket campuran sekam padi dengan serbuk gergaji kayu jati pada perbandingan 50:50 dengan ukuran butir briket 40 mesh adalah sebesar 0,0138 gram / sekon.
|
2018-01-30 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/15377 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v2i1.15377 | |
| 1671791 | #5605 | Pengkajian Intensitas Sinar Radiasi Ultra Violet (UV) Terhadap Mata, Siku dan Betis Pekerja Pengelasan X dan Y di Kota Samarinda | Zunaida, Yuyun - |
Pengelasan adalah jenis pekerjaan yang bertujuan untuk menyambungkan logam yangdidefinisikan sebagai salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam tambahan untuk menghasilkan sambungan yang dilanjutkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh paparan sinar radiasi UV terhadap pekerja pengelasan danmengetahui nilai intensitas paparan sinar radiasi UV yang diterima pekerja pengelasan.Penelitian ini dilakukan pengambilan data secara primer. Dengan parameter waktu yang digunakan 2 jam dan 4 jam. Dan jarak pengukuran 30 cm dan 100 cm pada 2 orang pekerja las. Kata Kunci : Pengelasan, Radiasi UV, UV meter
|
2024-08-06 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/51399 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v8i2.51399 | |
| 1671792 | #5605 | Pengaruh Penambahan Nanopartikel ZnO Terhadap Morfologi Nanokomposit TiO2/ZnO |
Safriani, Lusi Septyani, Adelia Aprilia, Annisa |
Lapisan fotoanoda yang pada umumnya berupa material semikonduktor oksida merupakan bagian penting pada sel surya tersensitasi dye. Fotoanoda memfasilitasi transfer elektron dari dye sensitizer ke sirkuit luar dan injeksi elektron dari dye sensitizer. Fotoanoda sebaiknya memiliki luar permukaan dan pori  yang tinggi sehingga dapat menampung kapasitas dye sensitizer dengan optimal. Untuk meningkatkan fungsi fotoanoda berbasis TiO2, dapat dilakukan dengan menambahkan nanopartikel ZnO. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel tidak mengubah struktur masing-masing komponen, ZnO memiliki struktur hexagonal wurtzite sedangkan TiO2 memiliki struktur tetragonal pada fasa anatase. Morfologi permukaan nanopartikel ZnO, TiO2 dan nanokomposit TiO2/ZnO cukup homogen dengan partikel berbentuk sferis. Penambahan nanopartikel ZnO mempengaruhi luas permukaan spesifik dan volume pori nanokomposit TiO2/ZnO. Dibandingkan dengan luas permukaan spesifik dan volume pori TiO2, penambahan nanopartikel ZnO meningkatkan luas permukaan spesifik sebesar 68% dan volume pori-pori spesifik menjadi tiga kali volume pori-pori TiO2.
|
2022-08-09 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/41201 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v6i2.41201 | |
| 1671793 | #5605 | Identifikasi Kedalaman Lapisan Tanah Keras Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis (Studi Kasus: Jalan Perdana Kota Pontianak) |
Masudi, Masudi Nurhasanah, Nurhasanah Muhardi, Muhardi |
Identifikasi sebaran nilai tahanan jenis telah dilakukan di Jalan Perdana, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kedalaman lapisan tanah keras pada area lahan gambut. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner-Schlumberger. Penelitian ini mengaplikasikan 4 lintasan dengan panjang masing-masing 160 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran nilai tahanan jenis pada lintasan 1 sebesar 1,89 – 120 Ωm, pada lintasan 2 sebesar 1,38 – 140 Ωm, pada lintasan 3 sebesar 2,39 – 132 Ωm, dan pada lintasan 4 sebesar 1,15 – 101 Ωm. Berdasarkan batas antara lapisan tanah gambut dengan lapisan tanah keras, kedalaman lapisan keras berada di bawah lapisan gambut yang dinterpretasi sebagai lapisan lempung berpasir dan diprediksi berada pada kedalaman 3,5 – 12,4 meter.
|
2021-02-27 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/31227 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v5i1.31227 | |
| 1671794 | #5605 | Effect of Calcination Temperature on the Crystallite Sizes and Stability of ZnO Nanoparticles Synthesized via Green Method Using Eucalyptus (Melaleuca leucadendra) Leaf Extract |
Cahyani, Intan Sophia Nurmalasari, Devi Panatarani, Camellia |
Synthesis of zinc oxide (ZnO) nanoparticles is a growing research field with wide applications in electronic equipment. pharmaceuticals. optics. and food packaging. This study aims to investigate the effect of calcination temperature on the cristallite size and stablity of ZnO nanoparticles synthesized by the sol-gel method with and without the addition of eucalyptus leaf extract (Melaleuca leucadendra). The calcination process was carried out at temperatures of 400°C, 600°C, and 800°C. Sample characteristics were observed using XRF, FTIR, XRD, PSA, ZETA, and PL. XRD characterization showed that all samples had a hexagonal wurtzite crystal structure, with increasing temperature resulting in higher crystallinity and larger crystallite sizes, reaching 78.71 nm at 800°C for the sample without extract and 32.81 nm for the sample with extract. PSA analysis showed that the particles with extract had a more uniform size distribution, especially at 800°C. The zeta potential values ranged from -43mV to -57mV, indicating good colloidal stability. UV-Vis spectra showed that the energy of the exclusion band (Eg) increased with temperature, with the highest value (3.52eV) in the sample without extract at 800°C. These results indicate that the calcination temperature plays a crucial role in improving the crystal quality and particle stability. Meanwhile, the addition of eucalyptus leaf extract acts as a natural stabilizing agent that helps reduce crystal defects. Keywords: ZnO nanoparticles, calcination temperature, eucalyptus leaf extract, crystal size, particle stability
|
2025-08-05 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/64982 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v9i2.64982 | |
| 1671795 | #5605 | Identifikasi Material dengan Tomografi Muon Kosmik Menggunakan Detektor Berbasis CMOS Memanfaatkan Webcam |
Nurawan, Muhammad Rizky Alfafian, Dhio Saufi, Akhmad Baihaqi, Rafif Tri Adi Mulyana, Cukup Riveli, Nowo |
Partikel muon (μ) adalah partikel elementer yang dihasilkan oleh sinar kosmik ketika menembus ke permukaan bumi dan dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Muon memiliki muatan negatif seperti halnya elektron dengan massa 207 kali dari massa elektron atau 105,7 MeV/c2. Waktu hidup muon sekitar 1.5 μs (proper time) bergerak dengan kecepatan 0.994c. Sekitar 10.000 muon mencapai setiap meter persegi permukaan bumi setiap menit. Keberadaan muon dapat dimanfaatkan dalam kehidupan, untuk mendiagnosa lokasi keberadaan sebuah objek ditempat yang tersembunyi. Prinsipnya sama seperti halnya sinar X, dengan prinsip mengolah citra dapat dimanfaatkan untuk diagnosa kondisi tulang, gigi serta organ tubuh yang lain. Permasalahannya untuk memanfaatkan muon di berbagai macam sektor kehidupan adalah alat detektornya memerlukan teknologi yang canggih, biaya yang besar. Untuk mengatasi permasalahan ini, kami memiliki gagasan untuk membuat alat pendeteksi muon dengan prinsip dan teknologi yang relatif sederhana sehingga dengan mudah dapat dilakukan oleh siapapun. Prinsip kerjanya Muon ditangkap oleh sensor CMOS, interaksi antara sensor CMOS dengan muon mengeksitasi energi elektron yang menghasilkan arus listrik kemudian di konversi ke tegangan , dengan menggunakan perangkat lunak Python hasil tangkapan citra muon oleh CMOS diolah sehingga memberikan informasi tentang intensitas, dan frekuensi (jumlah muon yang menumbuk per satuan luas/per satuan waktutertentu).
|
2018-08-10 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/19710 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v2i2.19710 | |
| 1671796 | #5605 | Identifikasi Fasa dan Informasi Kristal Nanopartikel Oksida Spinel CuCr2O4 Memanfaatkan Analisis XRD Berbasis Metode Rietveld Refinement | Kurniawan, Budhy |
Nanopartikel spinel oksida CuCr2O4 memiliki sejumlah sifat fisika dan kimia yang telah diaplikasikan dalam beragam sektor teknologi. Proses produksi dari material CuCr2O4 yang memanfaatkan reaksi termal yang umumnya lebih rendah dibandingkan tingkat ketahanan termal dari material CuCr2O4 yakni di suhu 1.000oC. Penelitian ini berusaha untuk menguji pengaruh suhu sintering yang berada di 1.000oC sebagai rentang suhu uji terhadap kontributor struktur di skala kristal. Metode sintesis dalam memproduksi material yakni sol-gel serta karakterisasi untuk mengungkap informasi kristal yakni difraksi sinar X (XRD) dengan metode analisa Rietveld Refinement. Diketahui bahwa eksistensi ganda dari dua struktur kristal CuCr2O4 muncul, dengan dominasi berasal dari struktur β2-CuCr2O4. Impuritas yang berasal dari komponen lain yakni CuCrO2 juga dapat dideteksi dengan fraksi volume yang tidak dominan dibandingkan komponen utama pada β2-CuCr2O4.
|
2024-02-04 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/50693 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v8i1.50693 | |
| 1671797 | #5605 | Kajian Pertumbuhan dan Persebaran Awan Hujan pada Saat Banjir Berbasis Data Satelit Himawari-8 (Studi Kasus : Banjir di Kab. Kerinci dan Kota Sungai Penuh 4 Juni 2020) |
Gusranda, Iqbal Rosnauli Hutagalung, Maria Octavia, Aditya Mulya, Nadhilah Humairah Salwa Salsabil, |
Telah terjadi banjir besar di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi pada tanggal 4 Juni 2020. Banjir diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tergolong hujan lebat yamg terjadi di wilayah kajian dan sekitarnya. Dampak yang ditimbukan oleh banjir tersebut ialah ribuan rumah terkonfirmasi terendam banjir dan lumpuhnya aktivitas manusia pada kawasan yang terdampak. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengkaji dinamika atmosfer diantaranya kondisi suhu permukaan laut, mean sea level pressure, streamline, jumlah curah hujan, dan data citra satelit Himawari-8 pada tanggal kejadian. Data diolah dalam bentuk grafik dan peta spasial kemudian dilakukan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, hujan lebat yang terjadi di wilayah Kabupatan Kerinci dan Kota Sungai Penuh dipengaruhi oleh suhu permukaan laut, mean sea level pressure, dan streamline yang mendukung terbentuknya awan konvektif. Terjadinya hujan lebat seringkali terkait dengan keberadaan awan Cumulonimbus (Cb). Hal ini dikarenakan awan Cb identik dengan dimensi yang besar serta mengandung banyak partikel presipitasi seperti uap air dan kristal es. Berdasarkan pengamatan awan melalui satelit himawari-8 diketahui bahwa, hampir seluruh awan hujan yang muncul saat tanggal kejadian merupakan awan Cb yang mempunyai nilai suhu puncak awan terendah mencapai nilai -82.5°C.
|
2022-02-10 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/37456 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v6i1.37456 | |
| 1671798 | #5605 | Highly Oriented Cubic Crystalline Perovskite Thin Film of Methylammonium Lead Bromide | Bahtiar, Ayi |
Organic-inorganic lead halide perovskite materials have been intensively developed for variety optoelectronic applications including solar cells, light-emitting diode and photodetection due to their excellent properties including bandgap tunability, long charge carrier diffusion length, and outstanding optoelectronic merits. Recently, perovskite methylammonium lead bromide (CH3NH3PbBr3 or MAPbBr3) has intensively studied for X-Ray detectors due to high stability against temperature and humidity and also has high X-Ray coefficient attenuation. Most of the perovskite-based optoelectronic devices are using thin films, whose their stability are highly depending on thin film morphology, including grain boundaries and crystal orientation. Morphological control, therefore, plays a significant role to produce high quality perovskite thin films. Thin films perovskite MAPbBr3 were prepared using spin-coating technique at room tempperature with 70% relative humidity. Its absorption spectra was measured using UV-Vis spectroscopy, its crystal structure using X-Ray Diffraction and morphology of thin films using Scanning Electron Microscopy (SEM). The optical bandgap of MAPbBr3 thin film is 2.23 eV derived from its absorption spectrum. The film is very stable against humidity confirmed by unchange of its absorption spectrum after 24 hours stored at room temperature with 70% relative humidity. The film shows cubic crystal structure with lattice constant 5.99 Ã… and high highly oriented in x-axis. The SEM images show cubic crystallites with size larger than 2 micrometer. The morphology of thin film and crystallite size are influenced by adding ethylammonium iodide additive or anti-solvent chlorobenzene treatment.
|
2020-08-02 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/28054 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v4i2.28054 | |
| 1671799 | #5605 | Penentuan Kurva Kalibrasi untuk Estimasi Viskositas Polydimethyl Siloxane (PDMS) |
Fauza, Anna Niska Ardi, Atikah Novianti, Ressa Muhripah Kartasasmita, Arif Norman Syakir,, Wasaludin, Fitrilawati, Risdiana, |
Polydimethylsiloxane (PDMS) (CH3)3SiO-[Si(CH3)2O]n-Si(CH3) yang dikenal juga sebagai silicone oil merupakan salah satu cairan pengganti vitreous humour pada bedah vitreoretinal yang banyak dipakai. Dalam aplikasinya dibutuhkan PDMS dengan berbagai tingkat viskositas agar tidak terjadi emulsifikasi pada vitreous humour. Viskositas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tegangan permukaan yang berperan untuk menjaga bentuk PDMS ketika diinjeksikan pada mata. Semakin besar nilai viskositas maka akan semakin besar pula tegangan permukaan yang dihasilkan. Pada PDMS dengan viskositas tinggi lebih sulit terjadi emulsifikasi dibandingkan dengan PDMS dengan viskositas rendah. Ketika terdapat substansi lain yang tercampur kedalam PDMS setelah diinjeksikan kemata, maka dapat terjadi penurunan tegangan permukaan PDMS dan terjadi emulsifikasi. Oleh karena itu diperlukan teknik pengukuran viskositas dalam rentang yang cukup lebar agar PDMS dapat disintesis dengan berbagai tingkat kekentalan. Salah satu cara penentuan viskositas adalah melalui kurva kalibrasi yang didapat melalui metode ekstrapolasi. Dalam penelitian ini akan dilaporkan hasil eksperimen pembuatan kurva kalibrasi untuk penentuan nilai viskositas Polydimethylsiloxane (PDMS) dengan teknik pengenceran. Gel PDMS masing-masing dilarutkan dengan pelarut kloroform dan pelarut toluene dengan berbagai konsentrasi. Pengenceran tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan beberapa titik ekstrapolasi guna menghasilkan kurva kalibrasi. Hasil kurva kalibrasi yang didapat dipakai untuk menentukan nilai viskositas dari beberapa PDMS hasil sintesis.
|
2019-01-29 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/16519 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v3i1.16519 | |
| 1671800 | #5605 | Analisis Kondisi Dinamika Atmosfer Saat Kejadian Hujan Sangat Lebat di Wilayah Sorong (Studi Kasus: 22 - 23 Agustus 2022) |
Melinda, Shelin Utami, Siti Najma Nindya Nuryanto, Nuryanto |
Bencana banjir melanda wilayah sorong dan sekitarnya pada tanggal 23 Agustus 2022. Kota Sorong yang mengalami dampak signifikan pada kejadian tersebut, dimana Curah hujan pada saat kejadian berkisar pada >100 mm/hari (sangat Lebat). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab curah hujan yang ekstrim dengan menganalisa kondisi ENSO, MJO, Suhu Permukaan Laut (SST), arah angin dan Citra Satelit Himawari-8. Berdasarkan hasil penelitian penyebab terjadinya curah hujan ekstrim di pengaruhi oleh anomali positif Suhu permukaan laut, ini menandakan kondisi suhu permukaan permukaan laut lebih hangat dari normalnya di sekitar wilayah perairan sorong bagian utara yang menyebabkan peningkatan uap air. Selanjutnya arah angin memiliki pengaruh pada pergerakan arah angin dari arah utara menuju sorong, sehingga adanya pergeseran uap air dari perairan di wilayah utara menuju sorong dan sekitarnya. Karena pergeseran uap air mengakibatkan adanya pertumbuhan awan konvektif, dapat dilihat dari satelit Himawari-8 dimana suhu puncak awan -80°C yang menyebabkan hujan lebat. Sedangkan untuk kondisi ENSO pada kondisi La Nina Lemah dan MJO pada fase 2, sehingga kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang tidak signifikan pada kondisi curah hujan sangat lebat di Sorong.
|
2023-08-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/43424 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v7i2.43424 |